Sudah diterbitkan.
Besok novel ini akan mulai berbayar. Sayangnya, saya harus memberitahu kalian bahwa untuk membaca kelanjutannya nanti, kalian harus merogoh kocek lebih dalam (͡°͜ʖ͡°). Tentu saja, soal membaca versi bajakan, itu urusan lain. Mengenai novel ini sendiri, bagaimana ya… Selama lebih dari dua puluh tahun hidup saya, jumlah makian yang saya terima selama menulis novel ini dalam sebulan terakhir bahkan sudah melebihi semua yang pernah saya terima sebelumnya. Mungkin inilah yang saya maksud saat di bab pertama saya bilang, menulis novel itu jalan buntu (*˘︶˘*). Tapi tak apa, saya memang tak punya banyak kelebihan, kecuali muka tebal. Kalian bebas mengkritik, saya akan tetap menulis. Kita jalani peran masing-masing. Tak perlu panjang lebar lagi, saya akan lanjut mencari inspirasi—eh, maksudnya menulis lagi.
Novel "Aku, Satu-satunya yang Luar Biasa di Dunia Ini" sudah naik tayang. Mohon tunggu sebentar, sedang diproses pengetikannya.
Setelah konten diperbarui, silakan segarkan halaman untuk mendapatkan pembaruan terbaru!