Reinkarnasi di dunia lain, sistem misi langsung diaktifkan. Di hadapan Xu Dong hanya ada dua pilihan: gagal dalam misi lalu mati; atau menyelesaikan misi dan memperoleh kekayaan, wanita cantik, artefak legendaris, binatang suci... serta evolusi kehidupan! Namun, yang paling ingin diketahui Xu Dong adalah, rahasia besar apa yang tersembunyi di balik setiap misi, dan makna tertinggi apa yang menanti di ujung evolusi?
Xu Dong merasa kepalanya seperti akan pecah, seolah ada sebilah pisau tumpul berkarat yang terus-menerus mengiris otaknya yang malang, lalu dengan kejam diaduk-aduk hingga otaknya menjadi bubur, membuatnya sama sekali tak mampu berpikir. Entah berapa lama rasa sakit yang hebat itu berlangsung, akhirnya setelah melewati puncaknya, perlahan mereda, barulah Xu Dong merasa pikirannya sedikit jernih. Secara naluriah ia membuka mata, hanya untuk mendapati seberkas cahaya terang menembus lubang besar di atap di atas kepalanya, menyorot lurus ke kepalanya. Xu Dong pun refleks menyipitkan mata.
Dalam benaknya muncul pertanyaan, "Apa-apaan ini, rumah sakit macam apa ini, langit-langitnya sampai berlubang sebesar itu tidak ada yang memperbaiki? Kalau turun hujan deras atau musim dingin tiba, bukankah pasien-pasien di ruangan ini bisa mati kedinginan?"
Setelah matanya mulai terbiasa dengan cahaya, akhirnya Xu Dong bisa melihat sekeliling. Ekspresinya sempat tertegun, lalu kedua alisnya berkerut rapat, matanya menatap kosong, dan mulutnya spontan mengumpat, "Sialan, ini tempat apa?"
Ini jelas bukan langit-langit rumah sakit, melainkan atap gubuk reot yang biasa ditemui di pedesaan!
Xu Dong tertegun, perubahan lingkungan yang mendadak membuatnya tidak siap, ia benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Tanpa sadar ia mengusap pelipis, mencoba meredakan pusing dan sakit yang belum sepenuhnya hilang. Perlahan-lahan, ingatan yang terkubur di kedalaman benaknya mulai bangkit kembali...
"Oh ya, waktu itu aku sedang dalam perja