Bab 43 Memangnya kau ini barang bagus apa
Liang You diikat erat dan dipaksa berlutut di depan kamar Liang Su, mulutnya disumpal dengan sehelai kain. Ia berjuang keras untuk memuntahkan kain di dalam mulutnya, tetapi gerakannya terlalu kuat hingga wajahnya memerah.
Meski begitu, Liang You masih sempat-sempatnya mendelik ke arah ayahnya.
Beralih melihat Liang Su yang berdiri di atas tangga dengan amarah yang memuncak.
Xu Shensheng terpana.
Situasi apa ini?
Xu Shensheng menarik napas dalam-dalam, meletakkan tangannya di depan, lalu berjalan mendekati Liang Su dengan patuh. Dengan nada lembut ia bertanya, "Ayah, ada apa ini?"
Wajah Liang Su tampak sangat buruk. Ia membentak Liang You, "Tanyakan saja pada anak durhaka ini apa yang sudah ia perbuat!"
Xu Shensheng mengatupkan bibirnya. Ia berjalan ke sisi Liang You dan mengeluarkan kain penyumpal dari mulutnya.
Begitu kain itu ditarik keluar, sebelum ia sempat mengatakan apa pun, wajahnya terkena cipratan air liur.
Xu Shensheng: "..."
Menghadap ke arah cahaya, Xu Shensheng bahkan dapat melihat air liur Liang You yang tersembur seperti alat penyiram tanaman. "Ayah, kamu bajingan! Beraninya kamu menyerangku secara diam-diam! Kamu benar-benar orang licik!"
"Sumpal lagi! Sumpal mulut anak durhaka ini!" Liang Su merasa pusing setiap kali mendengar suara bising Liang You.
Mulut Liang You kembali disumpal, dan dunia pun mendadak kembali sunyi.
Xu Shensheng menatap wajah Liang You yang penuh amarah, lalu beralih kepada Liang Su seraya memohon, "Ayah, apakah ada kesalahpahaman di antara semua ini?"
"Kesalahpahaman? Mereka sudah tertangkap basah di atas ranjang, kesalahpahaman apa lagi! Anak durhaka keparat ini!"
"Tadi pagi sebelum keluar rumah, aku melihat emosinya terlalu meluap-luap. Kukira dia akan pergi membuat keonaran, jadi aku menyuruh Lai Fu untuk mengawasinya. Siapa sangka di siang bolong begini, anak durhaka ini tanpa rasa malu pergi melakukan perbuatan kotor dan menjijikkan dengan seorang pria!"
"Benar-benar mencoreng nama keluarga Liang!"
"Aku, Liang Su, memiliki putri seperti dia. Pasti karena para leluhur tidak berbuat kebajikan, sehingga mendatangkan pembalasan ini!"
Bukankah ia menyuruh Liang You mencari tempat yang terpencil? Bagaimana bisa masalah ini sampai ketahuan?
Xu Shensheng seketika merasa tidak tahu harus berkata apa.
Apakah ia harus memarahi Liang You sebagai orang paling bodoh di antara yang bodoh, atau memuji Liang Su yang terlalu pintar?
Xu Shensheng kembali menatap Liang You, sementara sebuah tanda tanya perlahan muncul di benaknya.
Ia bertanya, "Ayah, jika You'er melakukan perbuatan menjijikkan dengan seorang pria, saat tertangkap seharusnya mereka berdua yang tertangkap bersama. Kenapa hanya You'er sendirian? Di mana pria itu?"
"Kabur!" Liang Su kembali meraung penuh amarah, "Keparat itu! Bahkan belum sempat mengenakan celananya dengan benar, dia sudah melompat keluar jendela dan kabur, berlarinya lebih cepat daripada kelinci!"
"Shensheng, coba lihat, pria keparat bersikap seperti itu, apakah masih bisa menyalahku karena sebelumnya tidak menyetujui pernikahan anak durhaka ini!"
"Orang serendah itu, sama sekali tidak memiliki rasa tanggung jawab!"
"Lalu lihat anak durhaka ini, tidak tahu malu!" Liang Su memegang dadanya sendiri. Napasnya naik turun dengan cepat, hampir membuat nyawanya melayang karena terlalu marah.
Melihat hal tersebut, Xu Shensheng buru-buru berlari untuk menopang tubuh Liang Su. "Ayah, jangan emosi. Masalah ini... Masalah ini tetap tidak boleh sampai diketahui oleh orang luar. Bagaimanapun juga, You'er adalah seorang gadis muda..."
Liang Su menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong. Nada suaranya yang tadinya membentak-bentak kini berubah menjadi sangat putus asa. "Sudah terlambat..."
"Terlambat?" Keraguan di hati Xu Shensheng semakin membesar. "Apa yang sudah terlambat?"
"Duh... Perbuatan menjijikkan anak durhaka ini... sudah diketahui oleh si bajingan kecil dari keluarga Qian."
Qian Guan?
Apakah itu Qian Guan, bocah gemuk dari keluarga Qian di Jalan Qianqian?
Katanya Qian Guan itu anak yang tidak berguna, tetapi sangat ahli dalam bersenda gurau dan membuat keonaran.
Jika masalah ini sampai di telinga Qian Guan, sementara Qian Guan dan Liang You selama ini selalu tidak akur, maka situasinya akan menjadi gawat...
Xu Shensheng merasa ketakutan.
Ia tidak menyangka segalanya akan berkembang hingga sejauh ini.
"Ayah, Qian Guan itu... bukankah yang dia inginkan hanyalah uang? Kita bisa menjamu Qian Guan dengan makanan dan minuman enak, lalu memberinya sedikit perak. Mungkin masalah ini bisa diselesaikan."
"Shensheng, katakan padaku, bagaimana bisa aku melahirkan anak durhaka seperti ini!"
"Meskipun ibumu adalah selir, tetapi kau dan adikmu sama-sama penurut dan pengertian. Coba lihat dia..."
"Jelas-jelas benih dari keluarga Liang, mengapa saat jatuh ke tanah hasilnya bisa begitu berbeda!"
"Hmph! Salahkan tanah keluarga Luo yang tidak subur, makanya bisa menumbuhkan pohon yang bengkok seperti ini!"
"—Anak durhaka! Beraninya kau mendelik ke arahku?!"
"Ayah, sekarang bukan waktunya memarahi You'er. Lebih baik lepaskan ikatan You'er terlebih dahulu..." H Xu Shensheng merasa sangat kesal di dalam hatinya. Sejak ia menyeberang ke dunia ini, tidak banyak hal yang berjalan sesuai keinginannya.
"Duh!" Liang Su menghela napas panjang. "Selama bertahun-tahun ini, aku selalu sibuk dengan urusan resmi hingga jarang pulang ke rumah. Anak durhaka ini selalu dimanja dan dituruti oleh kakaknya, hingga menjadi sangat liar! Aku sudah tidak sanggup lagi mengurus anak durhaka ini. Kurung dia di Taman Linyi, dan beri hukuman kurungan!"
Setelah berkata demikian, Liang Su berbalik dan masuk ke dalam kamar.
Xu Shensheng dengan baik hati kembali melepas kain penyumpal di mulut Liang You.
Begitu kain itu dilepas, Liang You langsung berteriak dan memaki ke arah pintu kamar ayahnya, "Jangan memuji diri sendiri! Apa sibuk dengan urusan resmi? Kau itu sibuk menemui selir jalang di luar sana berserta dua anak jalang kecil itu!"
"Lalu! Siapa yang kau sebut keparat! Dongfang adalah kekasihku! Kekasihku!"
Langkah kaki Liang Su yang baru saja melewati ambang pintu langsung ditarik kembali. Ia memalingkan wajahnya ke arah Liang You dan memarahinya habis-habisan, "Aku ini ayahmu, beraninya kau mengatur orang tuamu seperti ini, benar-benar ingin memberontak!"
"Kalian beberapa orang, beri anak durhaka ini beberapa cambukan sebelum mengurungnya di Taman Linyi!"
Liang Su dengan gestur mengamuk hendak menghampiri dan memukulinya sendiri. Melihat itu, Xu Shensheng buru-buru menahannya.
Xu Shensheng memasang ekspresi juru damai dan berkata kepada Liang You, "Sudahlah, sudahlah You'er, Ayah sedang marah besar, kurangi bicara."
"Ayah, You'er masih muda, jangan disamakan dengan anak kecil. Ayah silakan kembali ke kamar untuk beristirahat, nanti Shensheng akan datang melayani Ayah mencuci kaki..."
Dengan amarah yang masih meluap-luap, Liang Su digiring kembali ke kamarnya oleh Xu Shensheng.
Liang You menerima beberapa cambukan sebelum akhirnya digiring oleh para pelayan kembali ke Taman Linyi.
Liang You berbaring tengkurap di atas ranjang dengan punggung menghadap ke atas. Xu Shensheng bertanya dengan penuh perhatian, "You'er, sebenarnya apa yang terjadi?"
Jika tidak dibahas, Liang You mungkin tidak akan marah. Begitu hal itu diungkit, kemarahan di hati Liang You langsung meledak. Ia mendelik tajam ke arah Xu Shensheng dan berteriak keras, "Jangan berpura-pura menjadi orang baik di sini! Memangnya kau sendiri orang baik?!"
Xu Shensheng tidak menyangka Liang You akan kembali mengarahkan panah kemarahan kepadanya. Ia tampak sedikit terkejut. "Eh, ada apa, You'er?"
"Berhentilah berlagak! Katakan! Bukankah si keparat Qian Guan itu kau yang menyuruhnya datang?!"
"Hah?" Xu Shensheng merasa bingung. Ia justru sangat ingin Liang You dan Dongfang berhasil, untuk apa ia bermain kotor di belakang layar? "You'er, aku sedang membantumu. Lagipula Qian Guan itu... aku bahkan tidak mengenalnya..."
"Xu Shensheng, aku sudah melihat sifat aslimu!"
Demi langit yang menjadi saksi, ia benar-benar merasa difitnah...
Mungkinkah Liang You tahu bahwa orang yang dicintai oleh Dongfang sebenarnya bukan dirinya?
Liang You kembali menangis tersedu-sedu. "Huuu, kasihan sekali Dongfang-ku, di usia mudanya dia dibuat ketakutan setengah mati..."
"Apa yang ketakutan setengah mati?" Xu Shensheng tertegun. "Dongfang mati? Bukankah tadi dikatakan dia kabur?"
Liang You menangis meraung-raung penuh amarah dan kesedihan kepada Xu Shensheng, "Semua ini salahmu! Jika bukan karena botol obat kecil yang kau berikan, keadaan tidak akan menjadi seperti sekarang!"
Xu Shensheng memasang wajah tak berdosa, sama sekali tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh Liang You...